Tahukah Anda, istilah folk song lahir karena penggambaran budaya lokal yang kental dengan tahayul, tradisi, atau adat istiadat di sebuah negara? Istilah ini dicetuskan oleh Thomas William seorang berkebangsaan Inggris di tahun 1846. Meski tak seagresif genre lain, folk bisa permisif ketika disinergikan dengan genre lain. Soal komersial? Folk masih bisa meraup banyak pendapatan, kalau takarannya nominal angka.

 

"kalau mau berkarya untuk jangka panjang, musisi harus konsisten."  -- foto: undertheradarmagz.com
“kalau mau berkarya untuk jangka panjang, musisi harus konsisten.” — foto: undertheradarmagz.com

FOLK adalah genre musik yang menggabungkan unsur musik rakyat dan musik modern. Dalam arti yang paling awal dan sempit, istilah ini mengacu pada genre yang muncul di Amerika Serikat dan Inggris sekitar pertengahan 1960-an.  Bob Dylan menempati posisi teratas, kalau saya tanyakan siapa musisi folk paling berpengaruh di jagat. Dylan identik dengan musik santai, tapi dengan lirik penuh protes.

Secara musikal, genre ini ditandai dengan vokal yang jelas harmoni dan pendekatan yang relatif “bersih” [efek-dan bebas distorsi] pada instrumen listrik. Mungkin lebih dekat dengan akustik murni.  Terdapat banyak unsur-unsur tradisi dan kebudayaan memberikan warna pada part-part musiknya, namun sebagian musisi hanya memberikan penekanan pada nilai kesederhanaan saja.

Bentuk penyajianya sederhana, biasanya berupa vokal yang diiringi alat musik khas etnis tersebut. Contohnya adalah macam-macam musik rakyat yang tumbuh di kalangan kulit putih Amerika Serikat yang disebut country dan western. Folk berbeda dengan musik etnik [world music]. Musik etnik memiliki aturan [kode etik] tertentu dalam memainkannya, kebanyakan aturan tersebut bersifat sakral.

Musik folk tidak seperti itu, musik ini tidak terikat dan bebas dalam mengekspresikan corak musik, tidak jarang juga musisi-musisi folk menggabungkan beberapa musik etnik yang berbeda dalam satu lagu.

Analog adalah salah satu kata yang cocok untuk menggambarkan sifat musik folk itu sendiri. Penggunaan alat-alat musik digital sangat diminimalisir, sehingga ketika mendengarkan folk, bunyi-bunyian alat musik analog terasa sangat kental. Oleh karena itu, folk sering dilambangkan dengan gitar akustik, ukulele, akordion, harmonika dan lainnya.

Meski abad 18, istilah folk itu sudah disebut, tapi baru tahun 60an, beberapa musisi “merasa” mereka memainkan folk. Menjadi sah sebagai genre musik populer, ketika Bob Dylan memenangkan Grammy Awards kategori Best Contemporary Folk Recording tahun 1987. Resmilah folk menjadi nama salah satu genre musik di industri musik internasional. [bersambung]