Siapapun musisinya, ketika berani mengatakan “berani hidup dari musik!” sebenarnya adalah orang “gila”.  Saya lebih suka menyebutnya dengan kosa kata Jawa, kenthir. Mengapa? Profesi musisi, adalah profesi “kasino” kalau istilah saya. Ada “perjudian” dengan pilihan itu. Memang, hidup ini seperti roda kata orang, tidak bisa ditebak kapan di atas, atau nyusruk di bawah. Dan menjadi musisi, adalah kegilaan yang harus diperhitungkan cermat. Kalau tidak, dijamin kenthir beneran.

Jadi Musisi Serius? Ah, Kenthir Kamu.....
Jadi Musisi Serius? Ah, Kenthir Kamu…..

MASIH banyak –atau nyaris semua—bahwa menjadi musisi itu identik dengan keren, ganteng, digilai cewek [atau cowok juga], dan star, bisa popstar, rockstar, jazz star, atau dangdut star mungkin. Tapi saya harus tegaskan sekali lagi, itu identifikasi profesi musisi yang salah kaprah, kalau tidak saya sebut salah total.  Menjadi musisi yang sesungguhnya, artinya kalian harus kompetitif, karena banyak yang lebih jago, lebih ganteng, lebih piawai, atau lebih bermodal. Diluar itu, pengetahuan tentang musik yang dipilihnya juga harus jelas.

Saya pernah mengutip pendapat seorang penulis buku musik di Amerika, bahwa industri musik itu industri yang “kejam” karena kalau Anda tidak siap, industri ini akan menerkam mati dan memuntahkan Anda sebagai kotoran.  Terbaca terlalu sarkastis? Bagaimana kalau saya bilang kenyataannya memang begitu? Mundur dari cita-cita jadi musisikah?

Saya akan mencoba memberikan alurnya dalam konteks yang sederhana. Kalau ada pertanyaan, apakah Anda seorang musisi yang cukup punya kemampuan? Kalau jawabannya tidak, Anda harus meyakini instrument musik yang Anda sukai, dan mulailah berlatih, berlatih dan berlatih. Ingat dong istilah ‘practice makes perfect’ itu? Latihanlah yang membuat Anda sempurna, bukan bakat doang.  Tapi kalau Anda menjawab iya, segeralah berlatih dan aktifkan kemampuan terbaikmu.

Bagaimana kalau ternyata banyak yang lebih hebat ketimbang Anda? Catat baik-baik: jangan malu, gengsi, ragu dan sungkan untuk bertanya, melihat, atau minta latihan bareng dengan musisi yang Anda anggap jauh lebih hebat secara skill dengan Anda. Lambat laun apa yang Anda bayangkan –selama konsisten—akan dapat Anda raih. Bakal sukses? Wah, saya tidak bisa menjamin soal itu, tapi paling tidak apa yang Anda raih itu juga bermanfaat untuk diri Anda sendiri bukan?

Secara teoritis, musisi yang bisa meraih sukses dengan baik dan benar, sejatinya bisa “dicuri” rahasianya. Memang tidak ada jaminan, rahasia ini bakal melambungkan karier dan nama Anda, tapi Anda bisa banyaj belajar sebelum terjun ke industri yang sesuangguhnya.

  1. Jadi Musisi Itu Kudu Fokus, Tidak Punya Pilihan Lain

Konsistensi atas pilihannya, menjadi satu kunci penting untuk pencapaian selanjutnya. Kalau Anda sudah memutuskan menjadi musisi, jangan ada lagi pikiran bayar utang, bayar listrik, bayar telpon, atau cicilan motor. Idealis? Mungkin. Tapi bukankah memang seseorang harus memperjuangkan apa yang ingin diraihnya bukan?

  1. Bekerja Keras dan Mendidik Diri Sendiri

Selain berlatih dan mau belajar banyak hal di seputar musik dan industrinya, seorang musisi juga harus mau belajar tak hanya soal musik, tapi juga attitude, sopan santun, dan cara berkomunikasi dengan orang lain.  Musisi harus mendidik dirinya sendiri untuk tahu banyak hal positif di industri musik. Musisi harus bisa jadi musisi, manajer, pelayan, player,  dalam arti yang baik. Kalau belum-belum sudah berasa seperti artis besar, saya haqul yakin, nama besarnya bakal cepat terguling.

  1. Berani Ambil Risiko Dengan Kehidupannya

Siapa bisa jamin, musisi yang misalnya merilis album atau single, bakal langsung sukses secara popularitas dan materi. Tapi ketika sudah memutuskan jadi musisi dalam segala bentuknya, Anda harus persiapkan diri dengan hal-hal tak terduga yang bakal melibatkan keluarga Anda. Secara financial, kalau meledak acaranya, tentu tak jadi masalah, tapi kalau sepi dan gagal? Musisi yang fulltime itu sudah sangat paham atas pilihannya.

  1. Gigih dan Pantang Menyerah

Kalau belum-belum sudah langsung pingin ngetop dengan jalan pintas, apapun bentuknya, saya jamin tidak akan berhasil. Prosentasenya kecil sekali yang lolos dari jalan pentas itu. Sebagai musisi, Anda harus punya sikap yang jelas, apa pun pilihan Anda sejatinya. Perjuangkan dan raih apa yang sudah kalian impikan.

  1. Menikmati Pilihan Dengan Gembira

Jangan pernah menyesal dengan pilihan Anda. Hanya karena gagal jadi penyanyi, Anda kemudian nglokro tak mau ngapa-ngapain, jelek-jelekin orang lain. Kegembiraan atas pilihan Anda sebagai musisi, patut dirayakan dengan cihuy. Apapun hasilnya, Anda harus bergembira dan keluar dari mainstream.

  1. Kreatifitas Tanpa Henti

Pilihan Anda sebagai musisi menuntut Anda kreatif. Artinya, banyak cara untuk Anda dikenal dengan baik, positif dan menyenangkan.  Kalau kreatifitas Anda tumpul atau mati, yakinkan diri Anda lagi dengan pilihan sebagai musisi. Masih belum terlambat untuk kembali ke jalan yang benar, jadi orang biasa lagi.  Musisi sukses itu tidak dilahirkan, tapi diciptakan.

+++

Apakah dengan tetekbengek yang sekarang keluar, bisa mencuri perhatian kemudian linier dengan sukses? Tentu saja tidak, ada pengorbanan, pertengkaran, dan ada kompromi yang harus dilakukan. Ritual sebelum masuk label besar memang begitu, tak ada maksud apa-apa sekadar mengingat kembali kenthir besarnya.